Showing posts with label Poem. Show all posts
Showing posts with label Poem. Show all posts

Friday, September 23, 2011

Into the black

Tak terpikirkan dengan keadaan seperti ini
Aku bertalian dengan sesuatu
Melekat sedalam apa yang tak pernah kupikirkan sebelumnya
Merengkuhnya sulit
Meraihnya sangat rumit
Menjalaninya pun seperti berbelit-belit
Tidakkah menyadari bahwa yang kurengkuh sudah indah
Haruskah aku meminta yang lebih dari yang kudapat
Menjaga apa yang tertanam dalam hati dengan rasa syukur yang dalam
Pengecualian ini
Kesempatan ini
Kedatangan dan kepergian
Mengapa harus bersamaan
Pintu hati ini hanya bermuatan satu
Satu untuknya, bukan dengannya
Ada jika hanya bercanda
Ada jika hanya tertawa
Pergi untuk kembali
Kembali dan akan kunanti



Saturday, December 26, 2009

Tentang Rasaku Untukmu : Sebuah Catatan Dalam Keheninganku

I


Aku mencintaimu dengan caraku
Dengan setiap aliran darahku yang mengalir
Dengan setiap hembusan napas yang kuhempas
Dengan setiap kata yang ku ucap
Dengan setiap bagian-bagian dalam ragaku

Kutakut salah mencintaimu dengan caraku
Kutakut salah mengartikan segala apa yang kau ucap
Kutakut salah menilai apa yang kau lakukan
Kutakut salah memahami atas segala kemurahan hatimu

Aku bukanlah semanis madu yang kau kira
Tak jua sejahat racun yang melumat segala
Kuhanya biasa
Aku adanya aku hanya ini yang kupunya

Tak ingin aku memberikan ilusi
Tak ingin pula aku membuatmu terlena
Karena aku tak mampu membuatnya
Karena ku tak sanggup melakukannya


II

Kalah…
Kesekian kalinya
Tak sanggup menanggungnya
Mungkin akan meledak karena penuh sesak
Tapi aku tabah

Situasi…
Halaman kejadian hidup
Kubalik kalau Tuhan mengizinkan
Kurangkai dan kususun agar baik
Agar kau tersenyum

Hilang…
Kalah kau hilang
Situasi kau hilang
Cinta kau hilang
Menjauh sejauh angina membawa harapan
Harapan yang kujadikan pertahanan
Kubuat kau tegar sekuat baja
Namun kutetap kalah tegar karenamu



III

Kucintai kau apa adanya
Tak peduli kau seperti apa
Aku terima segala apa yang ada di dalam dirimu
Tak peduli orang lain berkata apa
Aku terima segala apa yang kan terjadi
Kucintai kau apa adanya
Di setiap aku dalam kekosongan
Kutahu kau selalu ada disana
Tanpa cinta tapi kebaikan
Sebuah tindakan kesalahan keyakinanmu
Aku tak peduli
Aku butuh baikmu
Kucinta kau apa adanya
Seribu kesalah pahaman yang ku alami
Takkan kutolak dengan hati
Kusimpan mungkin kutangisi
Airmata ini saksinya
Saksi untukmu bahwa
Kucintai kau apa adanya
Cintailah aku dengan adanya aku
Atas diriku ini yang tak mampu meraihmu



IV

Terjatuh
Salah ketuk hati
Aku tak permisi
Maafkan aku

Demi Tuhan
Aku menahan rasa ini
Agar duniaku tak beralih
Agar aku bisa damai tanpamu

Kujalani
Hari-hari tanpa asa
Tapi kau selalu merasuk
Memaksa
Hadir dalam kasat lamunku

Pergi
Kumohon pergilah
Aku rela lepaskan rasa ini
Aku rasa tak pantas
Ada mu disisiku

Karena kutahu
Kau cinta dia
Rasa dan hatimu untuknya
Walau kata pisah itu ada
Tersemat lama
Tetap kau cinta

Warna - Warni Kehidupan

Yang lebih baik itu sebenarnya yang seperti apa
Tak pernah mengerti dengan semua keadaan yang berlangsung
Dibuat terombang-ambing seperti ombak di lautan
Mau menetapkan hati saja sulitnya seperti menaruh bulan sejajar dengan matahari
Apa memang sesulit itu

Sesulit untuk keadaan kita
Kita tahu apa yang masing-masing ada di hati
Kita tahu apa yang akan kita jalani
Kita tahu apa yang akan menjadi resiko terbesar
Dan kita pun sebenarnya tahu harus berakhir seperti apa
Hanya ada dua pilihan hitam atau putih
Tolong tinggalkan saja abu-abu itu
Walaupun kutahu abu-abu kelabu itu bayangan yang menjadi pelajaran
Tapi biarlah semuanya penuh pilihan
Sudah tak takut saya dengan badai
Sudah tak takut saya dengan hujan

Karena saya tahu pelangi akan tampak setelah badai dan hujan
Karena saya tahu pelangi akan menghidupkan warna-warni kehidupan
Karena saya tahu pelangi akan tetap ada walau tak setiap saat
Tetap ada dan tetap dinantikan indahnya itu
Menghiasi setiap jalan kehidupan
Memberi warna pada kelamnya kehidupan
Memberi makna pada setiap keputusan
Memberi arti pada setiap ketegasan

Tak Berarti

Terjerat
Terikat
Melekat
Antara sekat
Terbungkus erat
Tak berbuat
Berakhir terlambat
Kisi
Mengisi hari
Tiada henti
Dengan segenap hati
Yang kutahu semua tak pasti
Kembali
Atau pergi
Sudah tak berarti
Jika terus berlari
Melarikan diri